Kolaborasi Multipihak: Kunci Keberhasilan Program Penanggulangan TBC di Daerah

Tidak ada satu aktor pun yang mampu menyelesaikan persoalan TBC sendirian. Pengalaman program yang difasilitasi PATTIRO Malang menunjukkan bahwa kolaborasi multipihak merupakan kunci keberhasilan intervensi.

Di Kabupaten Malang, kolaborasi terbangun antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, kader kesehatan, PMO, dan organisasi masyarakat sipil. Masing-masing pihak memainkan peran yang saling melengkapi: pemerintah menyediakan kerangka layanan, puskesmas menjadi penggerak teknis, kader dan PMO menjangkau komunitas, sementara CSO mengawal aspek kebijakan dan akuntabilitas.

PATTIRO Malang berperan sebagai fasilitator yang menjembatani kepentingan dan kapasitas para pihak. Melalui pelatihan, supervisi, dan forum diskusi, tercipta ruang bersama untuk menyusun strategi dan mengevaluasi capaian program. Pendekatan ini membangun rasa kepemilikan bersama terhadap agenda penanggulangan TBC.

Kolaborasi ini juga memperkuat legitimasi program di mata masyarakat. Ketika pesan TBC disampaikan oleh orang-orang terdekat, didukung oleh layanan kesehatan dan dikawal oleh CSO, kepercayaan publik meningkat. Hal ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program.

dokumentasi fasilitasi yang dilakukan oleh Pattiro Malang dalam Program TB:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like